Studiklub Teater Bandung

Studiklub Teater Bandung – Mungkin dari Anda pastinya mengenal nama nama seperti Deddy Mizwar ataupun Christine Hakim serta Slamet Rahardjo? Ya, mereka merupakan artis teater terbaik yang berasala dari Studiklub Teater Bandung ataupun STB.

Dan Pada artikel kali ini kami akan membahas tentang salah satu perkumpulan teater Indonesia yang berada tepat di Kota Bandung. Mari kita simak bersama.

Mengenal Salah Satu Studiklub Teater Bandung

Studiklub Teater Bandung

STB merupaakan termasuk salah satu kumpulan teater moden yang diketuai oleh Seninam Suyatna Anirum. Untuk kelompok teater ini pun pernah mendapatkan berbagai pengharfgaan MURI ataupun Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai salah satu kelompok teater modern pertama dan juga paling tua di Indonesia.

baca juga artikel tentang daftar seni pertunjukan teater di Yogyakarta yang wajib kalian ketahui

Sebagai informasi untuk rekor MURI tersebut didapatkan pada Akhir Tahun 2008 yang lalu. Namun rupanya STB ini sudah pernah merasakan Anugrah Budaya Kota Bandung 2007 dari Pemko Bandung. Ditambah lagi Bandung Art & Culture Council dikarenakan telah memberikan karta seni dan budaya terbaik bagi Kota Bandung ini.

Studiklub Teater Bandung

Sebenarnya lokasi STB ini adlaah berada di Perpustakaan Teater Gedung Rumentang Siang yang sangat menyimpan banyak lemari, buku ataupun foto dulu disana. Kumpulan STB ini kemudian hampir non aktif dikarenakan salah satu ketuanya meninggal dunia. Hal itu kemudian membuat STB hanya melakukan 1x acara pementasan untuk setahun sekali.

Di dalam Perpustakaan ini pun sangat banyak terdapat berbagai novel, cerpen, puisi, kebudayaan dan juga buku seni yang sangat banyak jenisnya. Tepat didalam perpus juga tersedia 3 foto dari potret seorang Suyatna Muda dalam gambar hitam putih dengan pigura keemasan.

Memang perlu diakui bahwa Suyatna merupakan salah seorang seniman Indonesia yang sangat mengikuti Karya W. Shakespeare tahun 1986-1988 yang lalu. Terdapat poster Raja Lear yang diibaratkan oleh Suyatna tepat didalam perpustakaannya.

Disamping itu Suyatna pun merupakan seniman yang telah memberikan porsi untuk setiap pemeran dalam  menerjemahkan naskah ataupun memberikan komentar ketika pementasan drama dilakukan. Hal itu membuat pemain drama bisa mencoba mencocokan apa yang disarakan oleh beliau supaya menampilkan drama dengan baik.